Yayasan Nurul ‘Ilmi Jambi dalam meningkatkan kapasitas guru

NURILFMJAMBI.COM – Dalam rangka memperkuat kompetensi numerasi para pendidik, Yayasan Nurul ‘Ilmi Jambi berkolaborasi dengan sejumlah guru besar dan dosen Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Institut Teknologi Bandung (ITB). Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan seminar dan workshop penguatan numerasi yang berlangsung pada Sabtu–Ahad, 15–16 Agustus 2026, bertempat di Aula SIT Nurul ‘Ilmi 2 Jambi. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Yayasan Nurul ‘Ilmi Jambi dalam meningkatkan kapasitas guru, khususnya dalam menghadirkan pembelajaran matematika yang lebih efektif, kontekstual, dan mampu menjawab kebutuhan peserta didik.

Kegiatan tersebut menghadirkan lima akademisi dari bidang Matematika FMIPA ITB sebagai narasumber, yakni Prof. Dr. Irawati, Prof. Dr. Muchtadi Intan Detiena, Aleams Bara, S.Si., M.Si., Ph.D., Dr. Dellavitha Nasution, serta Dr. Ning Jauharotul Farida. Kehadiran para akademisi tersebut diharapkan dapat memberikan wawasan dan perspektif baru kepada para guru dalam mengembangkan kemampuan numerasi di lingkungan sekolah. Selain memperoleh penguatan secara teoritis, para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi dan bertukar pengalaman mengenai berbagai tantangan yang dihadapi dalam proses pembelajaran matematika di sekolah.

Ketua Yayasan Nurul ‘Ilmi Jambi, Muksis, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para guru besar dan dosen FMIPA ITB yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan berbagi ilmu bersama para pendidik di lingkungan SIT Nurul ‘Ilmi Jambi. Menurutnya, kolaborasi antara lembaga pendidikan dengan perguruan tinggi merupakan langkah penting untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya para guru. “Terima kasih kepada para guru besar dan dosen yang telah bersedia berkolaborasi bersama kami. Semoga ke depan kolaborasi ini terus berlangsung,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Prof. Dr. Irawati yang menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi sambutan dan kesempatan yang diberikan oleh Yayasan Nurul ‘Ilmi Jambi kepada dirinya bersama tim untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam bidang numerasi. Namun, menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ruang bagi akademisi untuk memberikan ilmu, tetapi juga menjadi kesempatan untuk belajar dari para guru mengenai kondisi nyata pembelajaran matematika di lapangan. “Terima kasih telah memberikan kesempatan kepada kami untuk berbagi ilmu di sini. Kami pun juga ingin belajar dari para guru mengenai realita di lapangan dalam pembelajaran matematika. Semoga kita bisa berkolaborasi,” ungkap guru besar ITB tersebut.

Seminar dan workshop ini juga menjadi momentum untuk memperkuat budaya kolaborasi antara sekolah dan perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Melalui interaksi langsung dengan para akademisi, guru diharapkan mampu memperoleh strategi, metode, serta pendekatan baru yang dapat diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar. Penguatan numerasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan berhitung, tetapi juga mencakup kemampuan peserta didik dalam memahami informasi, menggunakan konsep matematika, menganalisis persoalan, mengambil keputusan, serta menerapkan pengetahuan tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi Yayasan Nurul ‘Ilmi Jambi, kegiatan ini merupakan wujud keseriusan dalam memperkuat keunggulan para pendidik di bidang numerasi yang menjadi salah satu fokus keunggulan di Sekolah Islam Terpadu (SIT) Nurul ‘Ilmi Jambi. Penguatan kapasitas guru diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kualitas pelayanan pendidikan dan proses pembelajaran bagi para siswa. Dengan kompetensi pendidik yang semakin kuat, SIT Nurul ‘Ilmi Jambi diharapkan mampu terus melahirkan generasi yang tidak hanya tangguh dan cerdas dalam menghadapi perkembangan zaman, tetapi juga memiliki karakter serta akhlak mulia.(TIM)

By nurilfm